[ REVIEW MOVIE ] No More Bets! Kaji Judol dari Berbagai Prespektif
Review Movie
II. Sinopsis
Film No More Bets
diawali dengan cerita seorang teknisi bernama Pan Sheng (Zhang Yixing) yang
mendapat tawaran pekerjaan menggiurkan di Singapura. Tanpa disadari, Pan Sheng
beserta rombongan lainnya ternyata dijebak dan dipaksa menjadi scammer dalam
bisnis judi. Pan Sheng beserta temannya, Liang Anna (Gina Jin), yang sama sama
terjebak kemudian berusaha untuk keluar dari bisnis haram tersebut.
III. Tanggapan
Banyak poin poin
penting yang bisa diambil dari film ini. Mari kita kaji bersama.
- Menjabarkan judi online dari berbagai
prespektif
Terdapat
setidaknya 3 Poin of View yang ada dalam film ini. POV pertama
diambil dari para pekerja dibalik layar. Sebagian besar para pekerja tidak
bekerja secara sukarela, melainkan dipaksa. Awalnya mereka dijanjikan pekerjaan
yang menggiurkan, tapi nyatanya mereka dijebak. Visa, pasport, dan ponsel
ditahan, sehingga mereka tidak bisa kemana mana. Satu satunya cara agar bisa
keluar dari dunia tersebut adalah dengan menipu orang hingga mencapai target
yang telah ditentukan. Jika sudah begini, siapakah yang salah?
POV
yang kedua diambil dari sisi para korban. Dalam film ini, diceritakan kisah Gu
Tianzhi (Darren Wang) yang kecanduan bermain judi online. Awalnya hanya coba
coba.. eh.. keterusan. Tidak hanya hidupnya saja yang menjadi kacau, kekasih
hingga orangtuanya juga menjadi frustasi. Emosi serta rasa depresi dari orang
terdekat digambarkan dengan sangat sangat baik dalam film ini.
POV
selanjutnya diambil dari sisi polisi. Pada awalnya, para polisi di film ini
bekerja dengan sangat sangat lambat, terkesan acuh tak acuh (sama seperti di
konoha). Bahkan ada saat dimana tindakan yang mereka lakukan hanyalah
megedukasi para pecandu judol. Apakah efektif? tentu saja tidak. Disisi lain,
memang tidaklah mudah untuk menuntaskan bisnis judol ini. Mereka diharuskan
berpacu melawan kecanggihan teknologi.
- Terinspirasi dari kisah nyata
Pada
akhir film, ditampilkan hasil wawancara asli dengan para mantan pekerja dibalik
bisnis judi. Tidak ada dari mereka yang bekerja secara sukarela. Jika tidak mau
bekerja, berbagai penyiksaan menjadi asupan mereka.
- Ada yang berpesta disaat yang lain
berduka
Saat
korban sudah dalam tahap kecanduan, mereka cenderung akan menghalalkan segala
cara untuk terus berjudi. Alasannya sederhana, agar balik modal. Padahal, tanpa
disadari, mereka secara sukarela menyumbangkan harta bendanya kepada aplikasi
judi. Disaat para korban berduka kehilangan keluarga hingga harta benda, di
sisi yang lain para bandar sedang berpesta.
- Mafia kelas kakap dibalik layar
Tidaklah
mudah untuk menuntaskan bisnis judi yang telah beranak pinak. Bisnis tersebut
kini sangat marak dimasyarakat, diiklankan dimana mana, seperti hal lumrah saja
rupanya. Belum lagi, ada mafia kelas kakap yang ada di balik layar. Hal
tersebut sejalan dengan pengakuan dari salah satu mantan pekerja yang
mengatakan bahwa bisnis judi telah bekerja sama dengan pihak polisi, sehingga
percuma saja jika melarikan diri.
Kesimpulannya,
jangan judi ya gusy.
Kelebihan
- Alur terstruktur, POV dari masing masing
karakter dijelaskan dengan baik
- Transisi dari bebeberapa scene ke scene
oke banget
- Akting para pemainnya juara! Beragam
emosi tersalurkan dengan baik, sehingga penonton juga ikut merasa
frustasi.
Kekurangan
- Derren Wang kenapa jadi red flag💔
Terima kasih telah membaca!!💖
~Sampai jumpa~

Komentar
Posting Komentar