[ REVIEW MOVIE ] No More Bets! Kaji Judol dari Berbagai Prespektif

 

Review Movie

No More Bets


I. Identitas Film

Judul : No More Bets

Cast : Zhang Yixing, Gina Jin, Yong Mei, Wang Chuanjun, Darren Wang

Director : Shen Ao

Genre : Crime Movies

Durasi : 2 jam 9 menit

II. Sinopsis

Film No More Bets diawali dengan cerita seorang teknisi bernama Pan Sheng (Zhang Yixing) yang mendapat tawaran pekerjaan menggiurkan di Singapura. Tanpa disadari, Pan Sheng beserta rombongan lainnya ternyata dijebak dan dipaksa menjadi scammer dalam bisnis judi. Pan Sheng beserta temannya, Liang Anna (Gina Jin), yang sama sama terjebak kemudian berusaha untuk keluar dari bisnis haram tersebut. 

III. Tanggapan

Banyak poin poin penting yang bisa diambil dari film ini. Mari kita kaji bersama.

  • Menjabarkan judi online dari berbagai prespektif

Terdapat setidaknya 3 Poin of View yang ada dalam film ini. POV pertama diambil dari para pekerja dibalik layar. Sebagian besar para pekerja tidak bekerja secara sukarela, melainkan dipaksa. Awalnya mereka dijanjikan pekerjaan yang menggiurkan, tapi nyatanya mereka dijebak. Visa, pasport, dan ponsel ditahan, sehingga mereka tidak bisa kemana mana. Satu satunya cara agar bisa keluar dari dunia tersebut adalah dengan menipu orang hingga mencapai target yang telah ditentukan. Jika sudah begini, siapakah yang salah? 

POV yang kedua diambil dari sisi para korban. Dalam film ini, diceritakan kisah Gu Tianzhi (Darren Wang) yang kecanduan bermain judi online. Awalnya hanya coba coba.. eh.. keterusan. Tidak hanya hidupnya saja yang menjadi kacau, kekasih hingga orangtuanya juga menjadi frustasi. Emosi serta rasa depresi dari orang terdekat digambarkan dengan sangat sangat baik dalam film ini. 

POV selanjutnya diambil dari sisi polisi. Pada awalnya, para polisi di film ini bekerja dengan sangat sangat lambat, terkesan acuh tak acuh (sama seperti di konoha). Bahkan ada saat dimana tindakan yang mereka lakukan hanyalah megedukasi para pecandu judol. Apakah efektif? tentu saja tidak. Disisi lain, memang tidaklah mudah untuk menuntaskan bisnis judol ini. Mereka diharuskan berpacu melawan kecanggihan teknologi. 

  • Terinspirasi dari kisah nyata

Pada akhir film, ditampilkan hasil wawancara asli dengan para mantan pekerja dibalik bisnis judi. Tidak ada dari mereka yang bekerja secara sukarela. Jika tidak mau bekerja, berbagai penyiksaan menjadi asupan mereka.

  • Ada yang berpesta disaat yang lain berduka 

Saat korban sudah dalam tahap kecanduan, mereka cenderung akan menghalalkan segala cara untuk terus berjudi. Alasannya sederhana, agar balik modal. Padahal, tanpa disadari, mereka secara sukarela menyumbangkan harta bendanya kepada aplikasi judi. Disaat para korban berduka kehilangan keluarga hingga harta benda, di sisi yang lain para bandar sedang berpesta. 

  • Mafia kelas kakap dibalik layar 

Tidaklah mudah untuk menuntaskan bisnis judi yang telah beranak pinak. Bisnis tersebut kini sangat marak dimasyarakat, diiklankan dimana mana, seperti hal lumrah saja rupanya. Belum lagi, ada mafia kelas kakap yang ada di balik layar. Hal tersebut sejalan dengan pengakuan dari salah satu mantan pekerja yang mengatakan bahwa bisnis judi telah bekerja sama dengan pihak polisi, sehingga percuma saja jika melarikan diri. 

Kesimpulannya, jangan judi ya gusy. 

Kelebihan

  • Alur terstruktur, POV dari masing masing karakter dijelaskan dengan baik
  • Transisi dari bebeberapa scene ke scene oke banget
  • Akting para pemainnya juara! Beragam emosi tersalurkan dengan baik, sehingga penonton juga ikut merasa frustasi.

Kekurangan

  • Derren Wang kenapa jadi red flag💔
Overall, film ini Saya kasih rate 5/5!

Terima kasih telah membaca!!💖

~Sampai jumpa~


Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Novel] TEKA TEKI RUMAH ANEH, berangkat dari dua lembar denah rumah hingga teori gila pembunuhan!

[REVIEW NOVEL] Ayah Dan Sirkus Pohon ~Dari pendidikan, hingga percintaan~

[REVIEW NOVEL] SECOND SISTER, Sisi gelap dibalik canggihnya teknologi