[REVIEW NOVEL] SECOND SISTER, Sisi gelap dibalik canggihnya teknologi
Review Novel
Second Sister
Canggihnya teknologi ternyata bikin ngeri
-Chan Ho-Kei-
I. Identitas buku
Judul : Second sister
Penulis : Chan Ho-Kei
Tahun terbit : 2017
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman : 626 hal.
Genre : Drama, Thriller
II. Ringkasan Novel
Second sister bercerita mengenai seorang kakak bernama Nga-yee yang ingin balas dendam terhadap kematian adiknya, Siu-man. Tekad Nga-yee untuk balas dendam membawanya kepada seorang peretas nyentrik yang dikenal sebagai N. Berangkat dari kasus pelecehan hingga perundungan, penyelidikan menuntun mereka berkelahi melawan canggihnya teknologi.
III. Tanggapan
Buku ini menyajikan cerita dari berbagai sudut pandang para tokohnya, sehingga pembaca bisa melihat dari berbagai sisi. Di awal buku, penulis memfokuskan ceritanya pada penderitaan Nga-yee, masa lalu Siu-man, dan seorang peretas yang dikenal sebagai N. Selanjutnya, pada bagian kedua, cerita difokuskan kepada seorang ahli IT di perusahaan bernama GT Technology. Awalnya, pembaca mungkin akan bingung, kira kira apa kaitan antartokoh. Kemudian, mulai pertengahan cerita, mata akan semakin terbuka. Mungkin sebagian dari para pembaca merasa bahwa ceritanya mudah ditebak. Namun, Chan Ho Kei akan membuat kalian merasa 100% salah di akhir cerita. Silahkan berkonspirasi seliar mungkin, siapa tau kalian jadi salah satu yang tidak tertipu.
Bagi Saya, awal hingga pertengahan cerita terasa sangat membosankan. Penulis banyak menyelipkan istilah istilah yang berhubungan dengan teknologi, yang tidak semua pembaca bisa mengerti. Bahkan di bagian pengungkapan pelaku perundungan, cerita masih flat, tidak ada twist yang wow, malah cerita terasa berputar putar. Keseruan justru mulai terjadi di bagian akhir cerita, terutama saat Chan Ho Kei menyajikan sudut pandang dari si pelaku. Chan Ho Kei bisa membuat Saya seolah olah berdiri di sepatu pelaku. Rasa takut dan depresi menjadi satu.
Keseruan tak berhenti di situ, Chan Ho Kei menyiapkan hadiah spesial di akhir cerita, membuat Saya berhenti sejenak dan mulai bertanya tanya, ini gua baca apa sih?! Plot twist yang benar benar wow, memukau.
Kelebihan
- Chan Ho Kei sangat lihai menggiring asumsi mengenai si pelaku, membuat pembaca tertipu, sehingga twist di akhir akan sangat membekas
- Berbagai hal mengenai teknologi dijelaskan secara detil, namun disisi lain, ini juga membosankan
- Chan Ho Kei menggambarkan para tokohnya dengan baik. Masing masing tokohnya punya karakteristik sendiri
- Penggambaran latar Hong Kong dijelaskan dengan baik, cerita terasa hidup.
Kekurangan
- Alur diawal hingga pertengahan cerita terasa sangat datar dan lambat
- Banyak pembahasan mengenai teknologi, yang tak semua pembaca mengerti, sehingga cenderung membosankan
- Untuk buku terjemahan dalam bahasa indonesia, terdapat beberapa kosa kata yang tidak konsisten
Walau banyak yang bilang bagus, namun bagi Saya buku ini akan lebih oke jika dipadatkan lagi. Dibandingkan 600 sekian halaman dengan alur yang cenderung muter muter, lebih baik jadi 400 halaman dengan menghapus beberapa bagian yang tidak begitu mempengaruhi cerita.
Overall 3.7/5!!
Terima kasih telah membaca!!💖
~Sampai jumpa~

Komentar
Posting Komentar