PENGALAMAN PPSMB PALAPA 2022 (AKHIRNYA OFFLINE!!!)

 


Pengalaman PPSMB Palapa 2022

(PART 1)

Setelah dua tahun vakum nulis di blog, akhirnya sekarang ada juga bahan buat ditulis :). Kali ini bukan review buku sih, tapi sesuai judulnya, aku mau share pengalaman aku waktu ikut PPSMB UGM di minggu pertama. Sebenernya PPSMB itu apa sih?  Jadi bagi yang belum tau, PPSMB itu singkatan dari Pelatihan Pembelajaran Sukses bagi Mahasiswa Baru. simpelnya, PPSMB itu ospek yang diselenggarakan oleh UGM. Nah, PPSMB ini dilaksanakan selama dua minggu, dan beruntungnya angkatan ku jadi angkatan pertama yang bisa merasakan PPSMB secara offline setelah lebih dari dua tahun si corondess menyerang. 

Untuk minggu pertama, Gamada  (Gadjah Mada Muda, sebutan untuk mahasiswa baru UGM) melaksanakan ospek universitas, ospek jurusan, serta ospek soft skill, yang masing masing ospek dilaksanakan selama dua hari. Di minggu selanjutnya, Gamada akan melaksanakan Action Plan (untuk pembahasan Action Plan akan aku tulis di part selanjutnya). 


H-10 Sebelum PPSMB

Walaupun secara resminya PPSMB itu hanya dua minggu, tapi sebenarmya H-10 sebelum PPSMB dimulai, Gamada sudah diberi penugasan serta materi di platform eLOK (e-Learning : Open for Knowledge Sharing). Penugasan tersebut meliputi, membuat essay, poster, kuis, studi kasus, menyiapkan caping, membuat kipas, dll. Untuk materinya, ada materi nilai-nilai serta jati diri UGM, pengenalan UKM, booklet beasiswa, student exchange, manajemen waktu, teknik belajar, bahkan sampai materi perihal keuangan. pokoknya materi materi ini sangat berguna bagi mahasiswa baru. Nah, sebagian besar dari penugasan tersebut harus dikumpulkan maksimal H-1 sebelum PPSMB dimulai. 

Selain materi dan penugasan, Gamada juga akan dibagi menjadi beberapa gugus yang masing masing gugus ada sekitar 50 orang (di tingkat univ), serta kelompok untuk ospek fakultas. 

Hari Pertama dan Kedua PPSMB (Ospek Universitas)

Jeng jeng jengggg... hari H ni gaiss ceritanya, kalau orang lain seneng, udah gak sabar, kalau aku kok lebih ke mules yah?  deg degan puolll. Kipas? check, caping? check, co card, almet, materi penugasan? check.  Oke udah aman.  Tinggal cussss menuju GSP. Sesampainya disana, ruamee gais seriuss sampe lier kalau kata orang sunda mah. yaiya gimana nggak rame orang yang hadir sampai 10.000 orang :). oke oke balik ke laptop. Sesampainya disana, cuss langsung nyari gugus yang udah dibagikan sebelum PPSMB dimulai. Aku dapet gugus Wreksodiningrat, dan untungya gampang dicari. kakak kakak co fass udah setia teriak teriak menyerukan nama gugus sambil bawa bawa papan. 

Setelah menunggu kurang lebih 30 menit, akhirnya gugus wreksodiningrat bisa bergerak menuju ke lapangan di depan GSP, dan dimulailah upacara pembukaan yang berlangsung sampai sekitar jam 10.00 WIB. Setelahnya, kita jalan menuju fakultas yang telah ditentukan oleh panitia, dan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai nilai nilai UGM. Tak hanya materi, Gamada juga dituntut untuk jadi karakter yang solutif serta inovatif, karena bakal ada sesi diskusi serta studi kasus. 

Ada satu hal yang berkesan banget buat aku di hari pertama ini. Materinya? Studi kasusnya? Dosen dosen yang kece parah? Konsumn- ehhh uupsss. Semuanya berkesannn, tapi yang paling berkesannn itu adalah  saat tau caping dan kipas ku harus revisiii gaisss, dan harus dikumpulkan besoknya juga. Waktu itu baru pulang jam 5 sore, jadilah panik beli kesana sini, dan sialnya, karton asturo no 16 buat bikin kipas itu langka sekalii wkwkwk jadilah maksa pake warna lain yang mirip, dan untungnya ga revisi lagi  :). oh iya caping sama kipas itu buat apa sih? ada yang bisa nebak? 

oke, move on ke hari kedua. Sebenarnya hari kedua kegiatannya mirip sama hari pertama, tapi bedanya kita langsung menuju ke fakultas yang udah ditentukan (aku dapat di Departemen Teknik Kimia). Materi, studi kasus, serta diskusi juga lebih banyak di hari kedua ini. Tapi tenang, walaupun materinya banyak, kita juga bakal dikasih asupan yang oke juga hehe (ini sih yang bikin semangat), kakak kakak cofas juga sangat friendly dan ramah, jadi sangat sangat enjoy buat ospek di tingkat univ ini.  


Hari Ketiga dan Keempat PPSMB (Ospek Fakultas)

Kalau hari pertama dan kedua ospek ditingkat univ, sekarang kita pindah kelingkup yang lebih kecil. Yup, ospek fakultas. Kalau fakultas teknik punya PPSMB kstaria, FK-KMK punya PPSMB Morfogenesis, sekolah vokasi punya PPSMB Permadani, nah, di fakultas ku, FKG, kita punya PPSMB I-Dentistry. Di hari pertama ospek fakultas, kita diberi pemaparan materi, seperti bagaimana pengisian KRS, pengenalan dua program studi S1 yang ada di FKG (Higiene Gigi, dan Pendidikan Dokter Gigi), ada pula sesi diskusi, dan yang paling seru, ada tour keliling fakultas (walaupun capek puolll)

Kemudian hari selanjutnya, yaitu hari kedua ospek fakultas yang juga merupakan hari keempat PPSMB, acaranya nggak kalah seru. Setelah pemaparan materi di sesi pagi, ada kegiatan debat kritis. Di sesi ini kita dituntut untuk aktif dan memberikan pendapat kita mengenai suatu kasus yang diberikan oleh dosen. Selain itu ada pula sesi pengenalan mengenai UKM serta organisasi yang ada di FKG. Puncak acara ospek fakultas I-Dentistry ada di sesi siang nih. Pada sesi ini, kami, Gamada mempersembahkan suatu penampilan yang telah kami siapkan beberapa hari sebelumnya. banyak dari kami (semuanya malah) memilih untuk nyanyi aja, karena persiapan yang mepet :). 

Gak cuman itu, setelah acara unjuk penampilan selesai, ada games games outdoor yang seruuu banget, ada tebak gerakan, giring bola pake pipa, tebak gambar, pokoknya serba tebak tebakan deh wkwkwkwk. Nah, kemudian diakhir sesi, kita satu angkatan diarahkan untuk menyusun puzzle yang membentuk logo I-Dentistry. 

Hari kelima dan keenam PPSMB (Ospek soft skill)

Sampailah kita kepada ospek terakhir, yaitu ospek soft skill. Di hari kelima dan keenam, kita akan diberikan pemaparan oleh dosen megenai manajemen waktu, keuangan, growth mindset, serta bagaimana cara  implementasi karakter SANG JUARA. Nah, tapi bakal ada yang spesial dihari keenam ini. Setelah pemberian materi di sesi pagi, Gamada akan menampilkan sesuatu di akhir upacara penutupan PPSMB. Masih ingat sama caping dan kipas yang harus direvisi? Jadi revisi ini emang ada tujuannya, biar nanti surprisenya nggak belang belang hehe. Udah ketebak belum nih buat apa caping dan kipasnya? 

Buat ini loh, teman teman

https://youtu.be/4Za2GJWqnr8

Yup, untuk buat formasi yang kece parah. Walaupun jujur aku yang dibawah kipas rada ngang ngong kepanasan  nggak ngerti mereka kok tepuk tangan. Ealaaahh, ternyata hasilnya emang keren dan bikin merinding. Bangga bisa dikasih kesempatan untuk jadi salah satu orang di formasi itu, dan semoga suatu saat kalian juga bisa ya hehe. 

Nah, bagi yang penasaran gimana bisa buat formasi kayak gitu, jadi sebelum upacara penutupan, kakak kakak cofas bakal kasih Gamada voucher kayak gini :


Sumber : Dok. pribadi

Kita tinggal ikutin intsruksi dari MC. Kalau MC hitung satu, berarti kipas warna putih yang diatas, hitungan kedua kipas merah yang diatas, dst sampai hitungan kesepuluh. Nggak ada latihan dilapangan, cuma diajarin gimana cara balik kipas yang benar sama kakak kakak cofas. Dan jeng jeng jeng hasilnya W O W

Intinya, seluruh rangkaian kegiatan PPSMB sangat membekas dan seru menurut ku, apalagi action plan-nya, temen temen gugus, serta kakak kakak cofas yang kece abis juga bener bener peduli satu sama lain, jadinya enjoy banget ikut ospek. Di sini nggak ada kekerasan, atau perundungan kayak yang dibayangin temen temen kalau denger kata ospek kok. Jadi santuy aja gais walau tugasnya tidak santuy. Ingat, apapun yang terjadi, tetaplah bernafas.

Teruntuk teman teman wreksodiningrat 19 dan kakak cofas yang kece, makasih banyak untuk dua minggunya, untuk kerja keras kalian semua, untuk kebersamaanya, semoga kalian cepet lulus (baru juga masuk ya wak), pokoknya wrekso19 paling tidak bisa disenggol, mending kasi W O W aja. 

See u guys on top!


Bonus foto upacara penutupan PPSMB
Sumber : Dok. pribadi



Terima kasih telah membaca!!💖

~Sampai jumpa~






Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Review Novel] TEKA TEKI RUMAH ANEH, berangkat dari dua lembar denah rumah hingga teori gila pembunuhan!

[REVIEW NOVEL] Ayah Dan Sirkus Pohon ~Dari pendidikan, hingga percintaan~

[REVIEW NOVEL] SECOND SISTER, Sisi gelap dibalik canggihnya teknologi